Fasilitas Recirculating Aquaculture System SANSAKA FARM

Smart Water. Smarter Farming. Sustainable Future.

SANSAKA FARM mengembangkan budidaya perikanan super intensif berbasis Recirculating Aquaculture System untuk menghadirkan produksi yang lebih efisien, terukur, higienis, dan berkelanjutan.

95%

Water Recirculation

±120

Fish per m³

1.08

Feed Conversion Ratio

±3Bulan

Harvest Cycle

Visi

Menjadi pelopor akuakultur terpadu berbasis teknologi cerdas.

Sistem RAS yang modern, produktif, higienis, serta berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Misi

01

Technology

Mengembangkan sistem budidaya ikan konsumsi berbasis teknologi RAS dan smart technology yang efisien dalam penggunaan air, lahan, serta energi.

02

Quality

Menghasilkan produk perikanan yang sehat, higienis, berkualitas, dan berdaya saing melalui proses budidaya yang terkontrol.

03

Integrated Farming

Mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, dan peternakan melalui sistem produksi sirkular yang produktif dan ramah lingkungan.

04

Partnership & Community

Membangun inovasi, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat kemandirian usaha serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Aquaculture BuiltAround Precision.

Lebih dari sekadar usaha perikanan, kontribusi terhadap kemandirian dan ketahanan pangan melalui protein hewani dari produksi lokal.

Didirikan
25 Agustus 2026
Basis Teknologi
RAS Super Intensif
Lokasi
Banguntapan, DI Yogyakarta
Fokus Tahap Ini
Pembesaran Ikan Air Tawar

SANSAKA FARM didirikan pada 25 Agustus 2026 untuk mengembangkan sistem budidaya ikan yang modern, produktif, efisien, dan berkelanjutan, berangkat dari kebutuhan memanfaatkan sumber daya air dan lahan secara lebih optimal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Fokus utama saat ini adalah pembesaran ikan air tawar berbasis Recirculating Aquaculture System, dengan orientasi menghasilkan ikan berkualitas, sehat, serta pasokan yang konsisten. Sistem tertutup ini menjawab keterbatasan lahan, penggunaan air yang tinggi, serta risiko produksi yang menyertai budidaya konvensional.

Ke depan, pengembangan diarahkan secara bertahap menuju pembenihan dan pendederan, serta integrasi dengan pertanian dan peternakan untuk membentuk ekosistem usaha yang terpadu dan sirkular.

One System.Multiple Possibilities.

Dengan perikanan super intensif berbasis RAS sebagai fondasi, SANSAKA FARM diarahkan berkembang menuju smart, productive, integrated, and sustainable farming.

01

Core Business

Aquaculture

Perikanan adalah bisnis utama SANSAKA FARM, dikembangkan melalui tahapan pembenihan, pendederan, dan pembesaran. Fokus saat ini adalah pembesaran super intensif berbasis RAS, dengan air budidaya yang disirkulasikan dan diolah kembali sehingga kualitasnya terkendali penuh.

02

Future Development

Agriculture

Pertanian diintegrasikan dengan sektor perikanan melalui pemanfaatan air kaya nitrat sebagai nutrisi tanaman, mendukung optimalisasi lahan dan penerapan circular farming.

03

Future Development

Livestock

Peternakan melengkapi ekosistem terpadu melalui pemanfaatan sumber daya bersama dan pengelolaan limbah lintas sektor dalam satu siklus produksi.

The EngineeringBehind the Water.

Recirculating Aquaculture System SANSAKA bukan sekadar teknologi sirkulasi air, melainkan ekosistem budidaya terkontrol tempat pengelolaan kualitas air, limbah, energi, dan kesehatan ikan berlangsung efisien dalam satu sistem terpadu.

95%

Water Recirculation

Sirkulasi tertutup mengolah dan menggunakan kembali air secara berkelanjutan, menekan kebutuhan penggantian air secara signifikan.

±120/m³

High Density Production

Filtrasi yang menetralisir amonia dan menjaga oksigen terlarut memungkinkan padat tebar jauh di atas sistem konvensional.

<0.01

Controlled Water Quality

Amonia ditekan di bawah 0,01 mg/L dengan suhu dan pH yang stabil sepanjang siklus produksi.

Gravity

Gravity-Based Flow

Custom sieve filter dan desain aliran gravitasi mengurangi titik pemompaan, menurunkan konsumsi listrik dan biaya operasional.

Dripping

Measured Dripping System

Penambahan air baru secara perlahan dan terukur menjaga keseimbangan mineral serta mengendalikan akumulasi nitrat.

15–20 ppt

Salinity-Tolerant Strain

Dioptimalkan untuk strain nila toleran salinitas, menghasilkan tekstur daging yang lebih padat dengan cita rasa lebih gurih.

Six Stages.One Controlled Ecosystem.

Sistem filtrasi SANSAKA menggunakan pendekatan teknis berlapis untuk menjamin kualitas air tetap di atas standar SNI sebelum air kembali memasuki kolam produksi.

01Debit Control

Pre-Filter

Menstabilkan tekanan air dari kolam produksi dan membagi debit aliran secara presisi agar unit filter tidak menerima beban berlebih.

02Solids

Mechanical Filter

Media filtrasi fisik memisahkan padatan tersuspensi feses dan sisa pakan secara instan guna mencegah pembusukan organik.

03Micro-Particle

Sedimentation

Unit penangkapan partikel mikro yang lolos dari filter mekanis, memastikan air masuk ke tahap berikutnya dalam kondisi jernih.

04NH₃ → NO₃⁻

Biofilter Nitrification

Jantung sistem. Bakteri autotrof Nitrosomonas dan Nitrobacter mengubah amonia beracun menjadi nitrat yang jauh lebih aman.

05pH Buffer

Chemical Filter

Cangkang tiram terseleksi berfungsi sebagai penyangga pH alami sehingga air tetap netral dan stabil sepanjang siklus.

06Redistribusi

Sump Tank

Bak penampungan akhir yang menyimpan air kualitas standar industri sebelum didistribusikan kembali melalui mekanisme dripping.

Built to PerformBeyond Conventional Farming.

Keunggulan RAS SANSAKA terletak pada kemampuan mempertahankan kualitas lingkungan budidaya pada kepadatan tinggi. Produktivitas tidak lagi bergantung pada penambahan luas lahan, melainkan pada optimalisasi volume air dan teknologi pengelolaannya.

Padat Tebar

Stocking density

Konvensional

±30 ekor/m³

SANSAKA

±120 ekor/m³

Masa Panen

250–300 g

Konvensional

4–5 bulan

SANSAKA

±3 bulan

Feed Conversion Ratio

FCR

Konvensional

>1,4

SANSAKA

1,08

Survival Rate

SR

Konvensional

±80%

SANSAKA

95%

Amonia

NH₃

Konvensional

0,5–1,0 mg/L

SANSAKA

<0,01 mg/L

Total Dissolved Solids

TDS

Konvensional

1000–2000 ppm

SANSAKA

200–500 ppm

Oksigen Terlarut

DO

Konvensional

<4,8 mg/L

SANSAKA

6,0–7,2 mg/L

Pengendalian amonia dan ketersediaan oksigen yang lebih baik mendukung pertumbuhan ikan, meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, dan memperpendek siklus produksi hingga satu bulan lebih cepat.

Let’s Build the Future of Aquaculture Together.

SANSAKA FARM membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis, investor, institusi, serta pelaku usaha yang memiliki visi terhadap akuakultur modern dan sustainable food production.